KOTA MALANG - Portaljtv.com – Suasana haru dan bangga menyelimuti Pondok Pesantren Al-Umm Malang dalam gelaran Wisuda Tahfidul Qur’an periode ke-6. Sebanyak 80 santriwan dan santriwati kelas 12 Madrasah Aliyah resmi menyandang gelar penghafal Al-Qur'an.

Prestasi luar biasa terukir di acara ini. Rata-rata para wisudawan mampu menghafal minimal 5 juz. Namun yang lebih mencengangkan, tak kurang dari 7 santri berhasil menghafal 30 juz penuh! Mereka terdiri dari 3 santriwan dan 4 santriwati—sebuah capaian spektakuler yang disambut hangat oleh senat pondok.

Para penghafal Al-Qur’an ini ternyata tak hanya berasal dari Malang atau Jawa Timur saja, lho. Mereka datang dari berbagai penjuru Indonesia, membuktikan bahwa PP Al-Umm menjadi magnet bagi generasi pecinta Al-Qur’an.
Dalam prosesi wisuda yang khidmat, penyerahan piagam dan tropi prestasi pun turut meriah. Penghargaan diberikan bagi santri berprestasi, baik di bidang keagamaan maupun akademik, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka selama menempuh pendidikan di pondok.

Kyai Dr. KH. Agus Hasan Bashori, Lc., M.A., dengan tegas menyampaikan bahwa hafalan minimal 5 juz sudah menjadi standar bagi santri di jenjang SMP. Namun semangat luar biasa para santri kelas 12 kali ini berhasil melampaui target.
"Alhamdulillah, hari ini kita wisuda para penghafal Al-Qur'an. Bahkan ada 3 santriwan dan 4 santriwati yang luar biasa, hafal 30 juz. Mereka juga sehari-hari aktif berbahasa Arab, bahkan ada santri kita yang berasal dari Taiwan," ujar Kyai Agus bangga.
Untuk menjaga kualitas hafalan, mereka juga secara bergiliran menjadi imam salat fardu dan salat tarawih dengan bacaan 30 juz. Luar biasa, bukan?

Hadir memberikan motivasi, Wakil Walikota Malang, Ali Muthohirin, turut menyemarakkan acara. Dalam sambutannya, ia memberi dorongan penuh agar para santri menjadi generasi bangsa yang unggul, berkarakter, dan mumpuni.

"Selamat kepada para wisudawan dan wisudawati. Teruslah menjadi cahaya di tengah umat," pesannya.(Aan)
Editor : JTV Malang



















